Sebenarnya ini penggalan cerita yang udah agak basi sih. Tapi berhubung baru sekarang sempet ngeblog lagi, akhirnya baru bisa dishare sekarang. Selama ini saya mengandalkan motor bebek kesayangan saya sebagai moda transportasi. Sudah banyak cerita baik suka maupun duka yang saya alami dengan motor ini. Terlalu banyak untuk diceritakan hanya dalam satu postingan. Mungkin jika nanti ada kesempatan, akan saya ceritakan nostalgia itu. Hehehe. Setelah saya mempertimbangkan masak-masak didukung dengan adanya kenaikan Gaji yang saya terima dari kantor baru saya, maka saya memutuskan untuk mengakhiri kisah saya dengan si motor tersebut dan memulai kisah baru dengan motor yang baru.
Banyak jenis dan merek sepeda motor yang saya pertimbangkan. Akhirnya setelah saya membaca review dan pengalaman-pengalaman dari pengguna, maka saya jatuhkan pilihan pada produk India Bajaj Pulsar 135 LS karena tergiur oleh penampilannya, teknologinya, performanya, dan juga Value to Performance nya. Saat itu juga saya langsung menyambangi Showroom Bajaj di Jalan Ahmad Yani Bandung untuk test ride si Pulsar 135 LS ini. Setelah melakukan Test Ride, saya langsung jatuh cinta dan langsung mengambilnya. Singkat cerita akhirnya motor tersebut berdiri dengan gagahnya di garasi.
Saya akan memberikan beberapa review mengenai Pulsar 135 LS ini. Yang pertama, IRIT, nih motor asli irit banget. Sewaktu memakai PERTAMAX (ketika harga belum segila sekarang) konsumsi bensinnya adalah 1:55 - 1:60 (daily urban ride). Setelah memakai PREMIU Myang ditambahkan dengan Toratora, konsumsinya menjadi 1:53 – 1:55. Cukup irit menurut saya.
Kedua adalah performa. Semua klaim yang diiklankan terbukti. Mulai dari akselerasi 0-60 kph hanya 5,1 detik sampai top speed yang 115 kph. Untuk Top Speed bahkan saya pernah menembus kecepatan 122 kph di trek lurus Soekarno Hatta Bandung (dini hari).
Penampilan yang keren dan sangat sporty menjadi review saya selanjutnya. Setiap berhenti di lampu merah, pasti saja menjadi perhatian banyak orang.
Ditambah kelistrikan DC yang memungkinkan menambah aksesori lampu LED tanpa harus repot, dijamin makin mengundang nih motor.
Terakhir adalah Spirit of Brotherhood dari pengguna Pulsar. Setaip berpapasan dan bertemu, pasti selalu ada salam toet2 dari sesama pengguna Pulsar.
Oke, demikian sedikit cioretan saya mengenai My Rogue Pulsar 135 LS.
#1 by Detektifkelamin on April 19, 2011 - 6:25 pm
Ane baru beli yg 180-nya gan, ehehehehh
#2 by entityoflife on April 20, 2011 - 2:32 am
mantap gan!!!
waktu itu pas ane ngambil yang 135, harga yang 180 masih mahal kim…
mantep banget yaaa emang si Pulsar…